‎Tim Futsal K.U. 12 Asy-Syafi’iyah Kembali Raih Juara di Duber Futsal Championship 2026 Tasikmalaya

waktu baca 4 menit
Kamis, 5 Nov 2026 02:44 48 F BOY

‎Tasikmalaya – JejakInformasiJabar.com, Prestasi membanggakan kembali ditorehkan tim futsal K.U. 12 Yayasan Asy-Syafi’iyah dalam ajang Duber Futsal Championship 2026 yang digelar di Tasikmalaya. Tim tersebut berhasil meraih gelar juara setelah melewati lima pertandingan dengan kemenangan di setiap laga.

‎Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Yayasan Asy-Syafi’iyah. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan hasil dari proses pembinaan, latihan, kedisiplinan, dan kerja sama tim yang dilakukan secara berkelanjutan.

‎Ketua Yayasan Asy-Syafi’iyah, DR. KH. Deden Badrusalam, M.Pd atau yang akrab disapa Abah Jiden, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian para peserta didik tersebut.

‎Menurutnya, keberhasilan meraih gelar juara bukan sekadar pencapaian dalam kompetisi olahraga, melainkan juga menjadi bukti bahwa potensi dan bakat anak-anak dapat berkembang secara optimal melalui pembinaan yang sungguh-sungguh.

‎”Alhamdulillah, Abah menyambut dengan penuh rasa syukur dan bangga atas keberhasilan tim futsal K.U. 12 Asy-Syafi’iyah. Ini merupakan kebanggaan bagi seluruh keluarga besar yayasan sekaligus bukti bahwa potensi dan bakat peserta didik dapat berkembang apabila dibina dengan sungguh-sungguh dan berkelanjutan,” ungkap Abah Jiden.

‎Dalam perjalanan menuju gelar juara, tim K.U. 12 Asy-Syafi’iyah menjalani lima pertandingan. Pada babak penyisihan, mereka menghadapi Bina Muda sebanyak dua kali dan Prima Insani satu kali.

‎Perjalanan berlanjut ke babak semifinal dengan menghadapi Siliwangi. Sementara pada partai final, tim Asy-Syafi’iyah berhadapan dengan Hilal.

‎Dari seluruh pertandingan tersebut, tim berhasil mencatatkan kemenangan tanpa kekalahan hingga memastikan diri sebagai juara.

‎Abah Jiden menilai, pencapaian tersebut tidak terlepas dari proses panjang yang melibatkan berbagai pihak. Mulai dari pelatih, guru, pembimbing, orang tua, hingga pengurus yayasan yang memberikan dukungan terhadap pengembangan bakat peserta didik.

‎Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih yang telah memberikan pembinaan dengan penuh dedikasi serta orang tua yang terus memberikan doa dan dukungan kepada anak-anak.

‎Menurutnya, keberhasilan dalam bidang olahraga merupakan bagian dari proses pendidikan karakter. Melalui futsal, peserta didik tidak hanya belajar mengembangkan kemampuan teknis, tetapi juga memahami arti kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, sportivitas, dan pengendalian diri.

‎”Abah meyakini bahwa pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Seluruh potensi peserta didik harus dikembangkan, baik intelektual, spiritual, emosional, maupun jasmani,” tuturnya.

‎Ia menegaskan, Yayasan Asy-Syafi’iyah berkomitmen memberikan ruang dan kesempatan kepada setiap peserta didik untuk mengembangkan kemampuan serta meraih prestasi di berbagai bidang, mulai dari akademik, keagamaan, seni, kesehatan, hingga olahraga.

‎Abah Jiden berharap keberhasilan tim futsal K.U. 12 tersebut dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya agar berani mengembangkan potensi, memiliki semangat berkompetisi, serta tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.

‎Kepada para pemain, ia berpesan agar tidak cepat berpuas diri atas kemenangan yang telah diraih. Menurutnya, gelar juara harus menjadi motivasi untuk terus belajar, berlatih, meningkatkan kemampuan, dan tetap menjaga akhlak.

‎”Menjadi juara bukan hanya tentang siapa yang paling hebat di lapangan, tetapi juga siapa yang mampu menunjukkan kedisiplinan, sportivitas, kerendahan hati, dan rasa hormat kepada orang lain,” pesannya.

‎Ia juga berharap sinergi antara yayasan, pelatih, guru, dan orang tua dapat terus terjaga sehingga pembinaan peserta didik dapat berjalan secara optimal dan melahirkan prestasi-prestasi berikutnya.

‎Lebih lanjut, Abah Jiden menegaskan bahwa visi pendidikan Yayasan Asy-Syafi’iyah bukan hanya mencetak generasi yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat, akhlak yang luhur, kesehatan jasmani, serta daya saing.

‎Ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Muslim:

‎”Al-mu’minul qawiyyu khairun wa ahabbu ilallāhi minal mu’minidh dha’īf.”

‎Artinya, mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.

‎Menurutnya, nilai tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan generasi muda perlu dibangun secara menyeluruh, baik dari sisi spiritual, moral, intelektual, maupun fisik.

‎Prestasi di Duber Futsal Championship 2026 diharapkan menjadi awal dari pencapaian yang lebih besar bagi tim futsal K.U. 12 Asy-Syafi’iyah sekaligus motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berkarya dan mengukir prestasi.

‎

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA